Tips Dapetin Foto Bagus Dari Android #1






Hai semuanya, aku balik lagi setelah sekian lama bergelut dalam kubangan zona nyaman :3 

Jadi gini, akhir-akhir ini aku lagi tertarik dengan dunia fotografi. Sebenarnya sih aku emang seneng foto-foto gitu, dan karena aku gak punya kamera jadi aku ngambil fotonya pake hape dan hasilnya gak memuaskan dong ya, gak kayak pake kamera. Dan berhubung kamera hape aku gak sesuai dengan ekspektasi-ku yang tinggi, aku suka kesel gitu sambil terheran-heran, kok bisa orang dapetin foto bagus dari android meskipun spek hapenya biasa aja alias bukan pake ip atau samseng es-esan atau hape-hape holkay lainnya (maklumlah, aku kan missqueen).
Tapiiii, jangan sedih dulu ya kalau kamera hape kalian burem. Pasalnya di jaman sekarang, banyak banget app yang bisa mempercantik foto kalian. 
Tapi disini aku gak akan bahas app-app yang bisa mempercantik foto-foto kalian, tapi aku bakalan bahas dasar-dasar fotografi terlebih dahulu. Oh, ya! karena aku masih baru bergelut di dunia jepret-jepret ini, aku cuma share ilmu yang sekiranya berguna buat kalian baca-baca, itung-itung nambah pengetahuan gitu. Dan aku disini bukan sok ngajarin atau berlagak pro ya. aku masih belajar ngjepret dengan benar baik dan halal, kita sama-sama belajar pokoknya. Jadi kalau kalian ngerasa perlu menambahin, mengomentari, silahkan aja, boleh bangeeet malah! kalau ada yang salah juga tolong koreksi ya, jangan sungkan dan tetep sopan. Keysip, langsung aja!

 btw, disini aku belajarnya dari berbagai sumber ya.

Pertama-tama hal yang wajib diketahui sebelum kita mulai ngjepret adalah segitiga exposure. ini bakalan kepake terus dimana pun kita berada, dan apapun alat yang kita gunain kita mesti paham dengan segitiga ini. Segitiga exposure ini maksudnya, elemen buat ngatur cahaya yang kita butuhkan saat memfoto dengan kata lain segitiga ini berguna untuk membuat pencahayaan menjadi terang atau sebaliknya. Kira-kira begini gambaran kasarnya,


Segitiga exposure dibagi dengan 3 elemen; shutter speed, aperture & ISO. 3 hal ini sekarang gak cuma ada di kamera digital tapi beberapa android udah cantumin ini di fitur kameranya. tapi kalau untuk kamera xiaomi note 5 kayak punya aku, sayangnya cuma ada ISO doang untuk mode manualnya T_T. tapi gak papa, masih bisa diakalin fotonya jangan ditempat gelap hehe...



Nah, mari kita bahas satu-satu elemen dari segitiga ini:

1. Shutter Speed
Sesuai namanya; kecepatan shutter. Shutter speed ini buat ngatur cepat lambatnya lensa kamera nangkep cahaya untuk dijadiin sebuah gambar. Di kamera digital maupun Hape, shutter speed disimbolkan dgn angka 1/5, 1/80, 1/1000 dan seterusnya. Nah, angka-angka ini mewakili kecepatan si lensa tadi. Semakin angkanya besar, semakin cepet dia nangkep gambarnya cocok digunakan untuk memotret objek yang bergerak serasa difreeze, dan semakin kecil angkanya artinya semakin lambat pula lensa untuk nangkep cahaya jadi kalo motret objek yang bergerak bakal ngeblur.  Untuk objek bergerak, kurang lebih ilustrasinya kayak begini, :
 Tipsnya: Pake tripot biar gambar gak goyang, biasanya shutter speed digunain untuk lampu lalu lintas perkotaan kayak gini

Gambar : google.com
 
 2. Aperture
Aperture, alias bukaan lensa. Fungsinya buat ngatur banyak/sedikitnya cahaya yang masuk ke lensa. Simbol aperture ditulis dgn f/1.8, f/3.5, f/11, f/22 dst. Semakin kecil angka maka semakin lebar bukaan lensa yang berarti cahaya yg masuk lebih banyak. Semakin besar angka maka semakin kecil bukaan lensa yang berarti semakin sedikit cahaya yg masuk.


 Aperture juga nih yang nentuin bokeh-bokeh gitu~ aperture yang besar berarti gambar bisa bokeh sedangkan aperture kecil; foreground & background sama jelasnya.


Sekedar tips aja nih, jarak antara lensa kamera ke objek dan jarak antara objek foreground ke background juga ngaruh banget buat bikin foto bokeh. Semakin deket lensa dengan objek maka semakin mantul bokehnya. Dan juga antara objek sama backgroundnya jangan terlalu mepet ya. Usahakan ada jarak walau sedikit. Kayak di foto dibawah ini, diambil dengan aperture yang sama tapi jarak antara objek dengan background yang beda, hasilnya juga  jadi beda.

(btw, itu bukan foto aku ya, foto ini sebagai contoh dan aku nyomot dari thread yang pernah aku baca).


3. ISO

 
foto: google.com

ISO disimbolkan denngan angka 100,200,300,400, 800, 1600, 32000 bahkan ada kamera yang ISOnya bisa diatas itu.  ISO ini merupakan ukuran sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya , gitulah pokoknya. kalau di hape ada namanya mode malam, jadi mode malam ini sebenarnya ISOnya dinaikin, gitu. dan apabila ISO diatur ke ukuran 1600 maka akan banyak cahaya yang dapat ditangkap, tapi masalahnya adalah apabila ISO terlalu tinggi kadang bakal ada banyak noise yang akan tertangkap pada gambar jadi kurang lebih gambar bakal terlihat kayak lagi pake efek grain. 

Tips saat memotret di outdoor ialah  mengecilkan ISO sekitar 100-200 gitu, agar gambar yang diambil gak terlalu silau atau terlalu banyak cahaya. Nah, kalau indoor mah baru pake ISO yang gede, kalau masih belum terang mainin juga aperture sama shutter speednya jangan lupa juga. Kalau kebanyakan noise, pokoknya atur-atur aja deh ya, hehe.

So guys, ini dulu aja ya. Ini baru dasar-dasar fotografi doang, ntar aku lanjutin lagi gimana sih ngefoto yang bagus pake HP, mungkin dalam waktu dekat-dekat ini bakal aku lanjutin lagi. Aku harap post ini bermanfaat buat kalian semua yang mau belajar fotografi.
Oh iya, mau bilang lagi. Aku bukan mau ngajarin atau sok pro gitu ya, aku cuma senang berbagi apa yang udah aku dapetin aja. Sekian :)




REVIEW#2 Perkuliahan: Pancasila

foto: google.com


Rabu, 11 April 2018
Pancasila merupakan ideologi dasar bangsa Indonesia yang dibentuk sesuai dengan keadaan   bangsa. Jika ada yang dapat melindungi Indonesia dari semenjak merdeka hingga sekarang dari berbagai ancaman ideologi liar ialah Pancasila. Jika ada ideologi yang menyatukan perbedaan ras, etnis, agama, dan suku ialah juga Pancasila. Jika ada ideologi yang boleh dikatakan sempurna bagi Indonesia, ialah Pancasila. Lantas, sudahkah kehidupan bernegara kita sekarang berlandaskan nilai-nilai Pancasila?
Jika Pancasila itu menancap di dalam dada lantas mengapa masih banyak konflik mengatas-namakan Tuhan, berita pengrusakan rumah ibadah smarak terjadi, kasus korupsi menjadi makanan sehari-hari, pelanggaran HAM merajalela di dalam negeri dan mengapa bangsa ini begitu mudah di pecah-belah dengan isu-isu SARA yang kita tahu adalah hoax semata. Patutkah kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia mengaku bahwa  ideologi negara ini adalah Pancasila jika keseharian kita jauh  dari pada sila-silanya. Sayangnya, dewasa ini Pancasila hanya sebatas hafalan, melekat di kepala dan fasih di lidah semata tanpa ada aksi bukti. Dari yang masih kecil sekalipun hapal Pancasila, tapi anehnya banyak kasus pelanggaran Pancasila yang dimulai dari belia, semisal pembullyan. Sebab, Pancasila yang mereka tahu hanya hapalan semata yang apabila tidak hapal akan disanksi oleh gurunya.
Dan lebih sayangnya lagi, Pancasila seolah menjadi pemanis di bibir belaka yang terasa begitu manis ketika Timnas kita berlaga. Sehabis bubarnya pertandingan, bubar pula perilaku-perilaku yang menjunjung tinggi nilai Pancasila.
Lalu, bagaimana dengan peran mahasiswa dalam menyebar nilai-nilai Pancasila?
Mahasiswa pada masa orde baru bolehlah kiranya dibilang generasi emas Indonesia, dengan segala keterbatasan media dan kekangan pemerintah yang otoriter mereka mampu menjungkir-balikkan rezim pada zamannya. Beberapa peristiwa menjadi saksi bisu kelamnya sejarah, Trisakti. Perjuangan mahasiswa zaman dulu memang luar biasa hingga tak segan mempertaruhkan nyawa. Mereka memberikan kontribusi perubahan yang nyata akan masa depan bangsa.
Jika dibandingkan dengan kondisi mahasiswa zaman sekarang maka jangan dibandingkan. Jelas sekali beda jauh perjuangannya meskipun sekarang segala sesuatu serba dimudahkan. Ada rasa 'manja' pada beberapa mahasiswa sekarang, acuh-tak-acuh akan keadaan bangsa dan rakyatnya tapi paling semangat berbicara tentang hiburan, ada yang bermental kerdil hingga mudah terprovokasi, ada pula yang malas mencari data akhirnya mudah termakan hoax namun koar-koar di media sosial. Alhasil, mahasiswa  mudah diadu domba dan dimainkan sebagai pion politiknya  penguasa.
Harapan untuk mahasiswa zaman sekarang, ialah bersikap cerdaslah layaknya mahasiwa millenial, gunakan media untuk perubahan berarti, jika suaramu tak didengar oleh pemerintah dan media, ingat, banyak cara mengawali perubahan sekecil apa pun itu. Jangan kolot. Gigih itu perlu, tapi kerja cerdas membuat perjuanganmu lebih mudah dan berarti.

REVIEW# Perkuliahan: Coba Lihat Dulu


gambar: foto sendiri dong
Rabu, 4 April 2018.
Pada sesi pertemuan mata kuliah Pancasila hari ini, dilakukan dengan menonton beberapa film pendek. Film yang disajikan ialah film yang menceritakan peristiwa-peristiwa kehidupan sehari-hari yang masih bersinggungan dengan nilai-nilai Pancasila. Tema filmnya sederhana, tapi isinya sarat akan makna. Karena film-film tersebut (yang saya sudah lupa judulnya), ada beberapa mahasiswa yang mulai terbuka pemikirannya terhadap realita negeri ini dan mulai tertarik mendiskusikannya.
Ada 4 video yang ditampilkan, yang pertama (lupa judulnya) berkisah seorang mahasiswa tingkat akhir yang merasa bahwa hidup ini penuh ketidak-adilan. Banyak hal yang terjadi pada diri Si tokoh, mulai dari skripsi yang ditolak oleh dosen, meyaksikan realita orang-orang zaman sekarang yang individualis dan bersikap acuh tak acuh pada sekitarnya, lalu kesal terhadap orang yang menikung haknya dan kejengkelannya makin menjadi tatkala melihat orang-orang yang seenaknya membuang sampah sembarangan. Semua itu membuat si tokoh frustasi. Tapi sayangnya si tokoh hanya melihat dunia dari sisi buruknya saja dan mudah memvonis sesuatu, ia lupa bahwa masih banyak orang yang masih peduli terhadap sesamanya dan ia lupa bahwa apa yang ia lihat belum tentu itulah kebenarannya.
Dalam cerita ini pula, ada pemeran lain yang berperan sebagai teman si tokoh. Yang berkat mereka, si tokoh tersadarkan akan prasangka buruknya dalam memandang setiap peristiwa yang ia saksikan. Dalam kisah ini pula, tak lupa diselipkan bagaimana seharusnya kehidupan beragama. Saling menghargai dan menghormati meski berbeda kepercayaan, demi menjaga persatuan.
Selanjutnya film kedua, IDEOTOLOGI. Film ini berkisah tentang sekumpulan gelandangan yang memutuskan untuk berpisah karena penghasilan mereka menurun dari seharusnya. Jika dilihat, ada berbagai kondisi yang dialami oleh para gelandangan ini, ada yang buta ada pula yang pincang kakinya. Awal kisah mereka bertengkar dan saling menyalahkan mengapa penghasilan mereka berkurang. Alih-alih mengalah dan mendamaikan satu sama lain, perdebatan mereka malah menyinggung masalah SARA, topik paling fatal di negeri yang beragam ini.
Ada beberapa dialog yang menarik perhatian saya, yang bunyinya kira-kira begini, "... Saya boleh idiot, tapi saya punya ideologi...". Jujur, kalimat ini cukup menampar sekaligus menyadarkan bahwa kehidupan sekarang, jauh sekali dengan yang katanya "ideologi".
Lanjut pada video ketiga yang berjudul MILA. Mila ini adalah seorang anak SD yang menjadi tokoh utama di dalam kisah, selain itu ada pula Rani yang menjadi teman sekelas Mila. Rani, berasal dari keluarga menengah ke bawah, sedangkan Mila berasal dari keluarga yang cukup berada. Pada suatu hari di jam istirahat sekolah, ketika mereka sedang bermain dan saking asyiknya melompat tiba-tiba sepatu milik Rani robek. Kejadian itu membuat Rani dibully oleh teman-teman sebayanya dan membuat Rani sedih hingga meminta dibelikan sepatu yang baru kepada orang tuanya. Dan Mila yang bersimpati terhadap Rani tidak tinggal diam sekedar menghibur, diam-diam ia merencanakan sesuatu untuk membantu Rani. Di saat Rani pergi ke sekolah dengan bertelanjang kaki karena takut sepatu yang sudah diperbaiki oleh ayahnya kembali sobek, Mila bersedia menemani Rani dengan melakukan hal yang sama agar Rani tak berkecil hati. Dan tak sampai di situ, Mila justru membobol tabungannya dan membohongi orang tuanya agar ia dapat membeli sepatu baru serta memberikan sepatu lamanya yang masih bagus pada Rani.
Pada film ini, Mila merupakan tokoh teladan karena peduli dan berani mengambil aksi membantu temannya yang sedang dirundung masalah dan semoga masih banyak anak-anak seperti MILA dibalik label kids zaman now. Tentunya, perbuatan Mila tak sepenuhnya benar, karena sebaiknya ia haruslah jujur pada orang  tuanya. Dan Rani, meski ia malu ke sekolah karena sepatunya robek ia tidak merengek  dan masih mau mendengarkan nasihat orang tuanya.
Setelah menyaksikan video-video tersebut, ada beberapa hal yang menjadi perhatian saya. Salah satunya ialah budaya bully yang dimulai sejak dini, entah darimana kebiasaan itu dan dari mana anak-anak mempelajarinya haruslah menjadi perhatian kita. Dan, mengingat negeri yang masyarakatnya  beragam ini, betapa mudah persatuan ini diadu-domba dan dihancurkan, padahal persatuan adalah bukti yang mengantarkan  Indonesia pada kemerdekaan. Serta, dari hal paling sepele, ialah bagaimana kita memandang setiap peristiwa. Prasangka,  membubarkan persatuan. Berfikir negatif, menjauhkan kita dari kebenaran. Karena lemah atau kuatnya persatuan kita bermula dari prasangka.
Sekian.


KANDHANI# Cuma Pengen Cerita Doang


pinterest.com

Ngomongin soal kuliah di jurusan komputer, pernah ada beberapa orang yang nanya ke aku, "Kuliah di jurusan komputer itu ngapain, sih?" 
"Belajarnya seputar TIK gitu, ya?"
 "Atau oprek-oprek isi komputer?"
Dan bahkan ada yang ngira kalau kuliah komputer itu belajarnya microsoft word, excel, power point dan keluarga besar software microsoft lainnya. Gak salah, sih, kalau mereka ngiranya begitu, karena dulu aku pun mikirnya juga gitu. Alhasil, pas pertama kali masuk kuliah aku cuma bisa bengong sambil nelen air liur.
Duh, ini apaan? Dosennya ngomongin apaan, sih? Java itu apa? Hah, koding?
Sumpah, apa yang diomongin dosen itu berat banget, banyak Istilah-istilah asing yang gak pernah aku dengar sebelumnya. Bahkan juga belajar kalkulus sama fisika. Intinya, kadar pengetahuanku nol besar tentang perkuliahan.
Gini nih, kalau ngambil jurusan gak liat kurikulumnya dulu.
Padahal dulu, aku pengen banget kuliah di jurusan komputer. Eh pas, udah terwujud, aku justru ngerasa lagi salah jurusan. Dan yang ngerasa salah jurusan itu gak cuma aku sendiri, loh! Banyak teman-teman lain yang sama kayak aku. Di kelas kerjaannya cuma bengong. Kalau udah bosan, kerjaannya sekedar lirik kanan-kiri sampai terhipnotis sama tatapan kosong teman-teman lain. Hikmahnya, waktu itu aku bersyukur karena gak pernah ada yang kesurupan selama jam perkuliahan.
Seiring berjalannya waktu, baru kali ini aku merasakan peliknya proses seleksi alam. Yang awalnya ada 63 mahasiswa seangkatanku, kini menguap menyisakan 28 orang selama kurun waktu 2 tahun. Gak sampai setengahnya, bro. Mending aja kalau wisuda duluan, lah ini berhenti ditengah jalan.
Pernah suatu waktu, aku dipertemukan dengan mahasiswa kedokteran yang bilang iri sama jurusanku. Bilang jurusan komputer itu keren banget, orangnya keren-keren juga. Sebagai mahasiswi yang kuliah di jurusan komputer, aku balas dengan senyuman lewat. Cukup tarik sudut bibir sebesar 0,001 cm supaya keliatan elegan meski dalam hati bilang, "ini orang belum pernah ditampol kayaknya".
Kok, sensi.
Balik lagi ke dunia perkuliahanku. Hari demi hari kulewati dengan setengah hati. Pagi pergi kuliah, ngerjain tugas, melamun, kadang mikir kenapa bisa terdampar di sini, tapi balik dari kampusnya malam. Pokoknya, masa-masa itu sekedar masa tanpa faedah. Dan tibalah hari itu!
Ya, hari itu. Ketika IPK-ku jadi papan seluncuran. Miris, gan!
Seketika itu mulai tumbuh beragam macam pertanyaan dalam kepalaku. Aku ini ngapain sih selama dua tahun. Ini gak bisa, itu gak bisa. Kuliah ogah-ogahan, sebenarnya mau-ku apa?!
Aku gak bisa jawab. Sebenarnya, aku gak tahu tujuanku apa di sini.
Ibarat kucing yang tiba-tiba pengen berenang, aku mulai bongkar segala file-file dan catatan perkuliahanku semester lalu. Kubaca satu per satu, kutelaah berkali-kali. Dan bak mesin sepeda motor yang dibiarkan mogok seminggu, kondisi kepalaku juga seperti itu. Butuh pemanasan berkali-kali agar mesinnya segar kembali.
Masuk semester baru, aku mulai tertarik akan banyak hal. Mulai dari bagaimana membuat kecerdasan buatan sederhana, bagaimana membuat program penjadwalan di kampus (yang jadwalnya sering bentrok), dan ketertarikan terpendamku ialah bagaimana caranya membobol wifi ibu kos.

Ya, Allah maafkan hamba-Mu ini.

Namun, seolah semesta sedang mendukung  ketika itu, seolah Tuhan menjawab doa dan kegelisahanku (kegelisahan yang diakibatkan rasa penasaran akan kombinasi angka password ibu kos). Keesokkannya, teman-teman mengajakku ke sebuah cafe. Kami ngapain? Kami belajar hacking! Waktu itu aku benar-benar bersemangat. Jika di mode biasa aku hemat bicara, tapi ketika itu aku berada dalam mode euforia. Seakan stok pertanyaan masih berlipat ganda dalam kepalaku.  Hal-hal sekecil apapun ku tanyai.

Mereka nguji ilmu, aku nyuri ilmu.

Aku mulai memperhatikan mereka, segala gerak-gerik dan kata-kata yang tidak kumengerti langsung kutanyai tanpa kutahan-tahan lagi. Saat itu, meskipun hanya sekedar masuk ke admin hostpot  menggunakan tools NetCut dan membuat perangkat komputer dapat terkoneksi secara otomatis tanpa password menggunakan VPN app Psiphon di android, rasanya sudah senang sekali.
Setelah tahu kalau caranya cukup simpel, hanya membuka tools dan melakukan tahap per tahap dari blog tutorial. Aku pun berencana menguji pengetahuan baruku untuk mencoba membobol wifi Ibu Kos.
Scroll atas, scroll bawah. Tanganku gesit mencari tutorial mengetahui password wifi sembari beristighfar. Apa yang terjadi selanjutnya, hanya Tuhan dan aku yang tahu. Rahasia, cuy!


Jaringan Komputer Dasar: Dynamic Routing






Apa itu Dynamci Routing?
Dynamic routing adalah sebuah router yang  memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis.Dengan menggunakan lalu lintas jaringan dan juga saling berhubungan antara router lainnya . Protokol Routing mengatur router-router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan lain dan saling memberikan informasi antara satu router dengan router lainnya dan juga saling memberikan informasi routing yang dapat mengubah isi forwarding table, Tergantung keadaan jaringannya . Dengan cara ini , router-router mengetahui keadaan jaringan yang terakhir dan mampu meneruskan data ke arah yang benar. Dengan kata lain, routing dinamik adalah proses pengisian data routing di table routing secara otomatis.
Ciri-Ciri Dynamic Routing:
·         Router berbagi informasi routing secara otomatis 
·         Jumlah gateway sangat banyak .
·         Routing tabel dibuat secara dinamik.
·         MembutuhkanMembutuhkan protokol routing (contohnya RIPv1 dan RIPv2 ,OSPF, dll ).

     Rip adalah kependekan dari Routing  Information Protocol. Merupakan suatu metode Routing Dinamik yang di gunakan pada jaringan Lan maupun Wan dan menggunakan Distance Vector. Rip pertama kali di definisikan dalam RFC 1058 dan pengertian Rip versi 2 adalah  merupakan perbaikan dari RIP versi 1. pada RIP versi 2 telah mendukung penggunaan Classless Network, sehingga informasi table routing yang disebarkan termasuk subnet yang tidak default / jaringan yang sudah di subnet.
     RIP Versi 2 router menerima dan mengirim baik RIP Versi 2 atau RIP Versi 1 pesan, tergantung pada bagaimana Anda mengkonfigurasi antarmuka pada router Anda. Ini berarti Anda dapat memiliki router berjalan baik Versi 1 atau Versi RIP RIP 2 dalam jaringan Anda. Selain itu, Anda dapat mengkonfigurasi router Anda untuk lulus salah satu atau kedua versi paket.
·         Maksimum Hop Count
Karena persyaratan untuk kompatibilitas dengan RIP, RIP Versi 1 Versi 2 mematuhi hop maksimum jumlah yang sama 15.

·         RIP Keterbatasan
RIP adalah terutama ditujukan untuk digunakan dalam jaringan homogen ukuran sedang. Karena itu, RIP memiliki beberapa keterbatasan tertentu termasuk:
§  Karena jumlah maksimum hop dibatasi sampai 15 hop, hop 16 adalah dianggap tak terbatas.
§  Metrik RIP (hop count) tidak bisa secara memadai menjelaskan variasi dalam karakteristik jalan dan ini dapat mengakibatkan routing yang optimal. Sebagai contoh, hop tidak mengevaluasi kecepatan link dari sebuah jalan tertentu.
§  RIP lambat untuk menemukan rute baru ketika perubahan jaringan. Pencarian ini mengkonsumsi bandwidth yang cukup, dan dalam kasus ekstrim, pameran perilaku konvergensi lambat disebut sebagai menghitung sampai tak terhingga.

Perbedaan dan Persamaan RIP versi 1 dan RIP versi 2 
RIP Versi 1
o   RipVersi 1 merupakan Classfull Distance Vector
o   Tidak mendukung subnet yang tidak berhubungan
o   Tidak mendukung VLSM
o   Tidak mengirimkan subnet mask pada saat update routing table
o   Routing Table selalu dibroadcast

RIP Versi 2
o   RipVersi 2 mendukung Classless Distance Vector yang merupakan pengembangan dari Rip versi 1
o   Mendukung VLSM
o   Mengirimkan subnet mask pada saat update routing table
o   Routing update dilakukan secara mulicast
o   Penggunaan Otentikasi
o   Persamaan RIP Versi 1 dan RIP Versi 2:
o   Menggunakan timer untuk mencegah Routing Loop
o   Menggunakan Split Horizon atau dengan Split Horizon Reserve
o   Menggunakan Triger Update
o   Maksimal hop sebanyak 15
A.        Pembahasan
Langkah-langkah membuat jaringan dinamik routing.
1.    Sediakan 4 buah Laptop, 1switch dan router 1
2.    sediakan 2 PC, 1 switch pada router 2
3.   
Beri kabel straight untuk menghubungkan PC ke switch dan switch ke router. Lihat seperti gambar berikut:

 
Gambar 1 jaringan Dynamic Routing.
4.    Lalu,atur ip address setiap PC di router 1 dengan alamat Ip 192.168.10 .2/26 hingga 192.168.10.5/26

5.    atur ip address setiap PC di router 2 dengan Ip 192.168.20.2/29 dan 192.168.20.3/29




Gambar 2. Mengatur Ip address pada PC.
6.    Selanjutnya, pastikan port status dalam keadaan on agar router dapat terhubung dan atur ip address di router 1.

- fast ethernet0/0 à(192.168.10.1)
- subnet mask (255.255.255.192) pada setiap PC.




7.    lalu, atur ke serial 2, ip address (10.0.0.1/30) , subnetmasknya 255.255.255.252


Gambar 4 mengatur Ip di serial 2 pada router 1.

8.    lakukan hal yang sama pada ke router 2 (ip 192.168.20.1 dan serial 2 10.0.0.2/30)



Gambar 5 dan 6 mengatur Ip address di router 2.

9.    Atur tabel routing pada setiap router.
Router 1
En
Configure terminal
Router Rip
Version 2
No auto-summary
Network 10.0.0.0
Network 192.168.10.0
Exit


Router 2:
En
Configure terminal
Router Rip
Version 2
No auto-summary
Network 10.0.0.0
Network 192.168.20.0
Exit

Gambar 7. Tablet Routing pada router 2.

10.  Atur default gateway pada setiap PC.
Setting gateway pada PC di router 1: 192.168.20.1
Setting gateway pada PC di router 2: 192.168.10.1
B.    
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html